Aktivis Perempuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Menyayangi Sikap Dinas PPPA Lampura.

Medialmpplu.online, Lampung Utara– Aktivis Perempuan di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Korp HMI Wati (Kohati) Cabang Kotabumi,

Menyayangi Sikap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Utara yang menjelaskan dalam konferensi pers yang digelar di Polres Lampung Utara, pada Rabu 13 Maret 2024 yang Lalu.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kabupaten Lampung Utara Dina Prawitarini, mengatakan,”akan bawa korban ke rumah sakit untuk melakukan visum.

Kemudian juga, kepala dinas PPPA, Tersebut menjelaskan, telah melakukan assessment terhadap korban NA. Dan memberikan pendampingan.

“Itu memang di lakukan oleh dinas PPPA, Namun itu di lakukan hanya Satu kali pas waktu kejadian.” Ucap Ketua umum Korps HMI-Wati Cabang Kotabumi. Lusi, kepada media LMPP lampung utara,” Senin (18/3/2024),

Baca Juga  Kapolres Lampung Utara Pimpin Pengamanan Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

Kemudian juga, lanjut Lusi. Menuturkan, Kenapa dinas PPPA Terkesan lepas tangan. Setelah Tim kuasa hukum dari Hotman Paris, memberikan pendampingan hukum terhadap korban Na.

Sedangkan korban Saat ini masih membutuhkan pendamping dari pihak dinas PPPA.” Ujarnya,

Namun beberapa hari dari kunjung dinas itu, dinas PPA ini mengkonfirmasi ke orang tua korban bahwa, mereka angkat tangan dari kasus korban ini, karena sudah ada pihak lain yang membantu. “Jelas Lusi,

Kalau dari dinas PPPA tersebut, baru turun sekali untuk mengantar korban berobat psikologi, setelah itu selanjutnya tidak ada lagi dari dinas.

Baca Juga  BPBD Lampung Utara ajukan permohonan bantuan untuk bantu warga

Kami berharap kepada dinas PPPA, untuk tetap membantu, memfasilitasi psikologi anak, sampai anak ini bisa bersosialisasi lagi seperti biasanya.

Dan membantu memfasilitasi kesehatan anaknya, itu harapan kami. ” Pintanya.

Tapi kenapa Seolah-olah, bahwa dinas PPPA ini angkat tangan dari kasus ini. Atau mereka hanya sekedar menggugurkan tugas mereka sebagai dinas perlindungan Anak dan perempuan. Kenapa mereka justru angkat tangan, bukankah justru semakin banyak membantu semakin bagus dalam kasus ini.” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Utara, Dina Prawitarini. Ketika di hubungi, Media LMPP Lampung utara. “Mengatakan lagi menghadiri acara Ramadhan.

Baca Juga  Seorang pemuda Asal Warga desa taman jaya Ditemukan Gantung Diri Di pohon jengkol

“Saya lagi menghadiri acara Ramadhan.” Ungkapnya (San/humaslmpp)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *